Sabtu, 14 November 2015

Ketua DPRD Jabar Apresiasi Festival Musik Kramik Jatiwangi






Majalengka .Swara Jabbar
Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat, Ineu Purwadewi Sundari mengapresiasi Festival Musik Keramik Jatiwangi yang digelar oleh Komunitas Jatiwangi Art Festival di Lapangan Eks Pabrik Gula, Jatiwangi, Majalengka, Rabu (11/11).Festival yang melibatkan 5000 orang dari berbagai unsur masyarakat Jatiwangi, mulai dari pelajar SD, SMP, SMA, SMK, MA, Mahasiswa, unsur Muspika serta masyarakat Jatiwangi itu, menampilkan beragam alat musik tatabuhan dan tiup terbuat dari tanah liat. Selain ditonton oleh masyarakat lokal, festival yang digelar untuk kedua kalinya tersebut, juga ditonton oleh turis asing antara lain dari Polandia."Saya mengapresiasi dan bangga kepada masyarakat Jatiwangi. Mereka menampilkan kesenian hasil kreasi mereka sendiri terbuat dari tanah. Penghasilan masyarakat Jatiwangi sehari-harinya kan dari tanah liat. Jadi, mereka mendidikasikannya kepada tanah,"kata Ineu, di sela acara Pembukaan Festival Musik Kramik Jatiwangi tersebut kepada Swara Jabbar.Festival kreasi seni hasil karya masyarakat desa tersebut, menurut Ineu, harus terus dikembangkan. Walaupun digelar setiap tiga tahun sekali, kata Ineu, Festival tersebut diharapkan dapat mengembangkan pemberdayaan ekonomi sehingga kesejahteraan masyarakat setempat bisa meningkat.Festival ini bukan hanya dikenal di Jabar, atau Indonesia, tapi juga dikenal dunia karena sudah ada wisatawan asing yang ingin tahu bagaimana di Jatiwangi ini menghasilkan genteng, kemudian bisa dikreasikan menjadi seni budaya, kemudian bisa dikembangkan menjadi hal yang positif lainnya. Ke depan DPRD bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat akan mensupport kreasi seni masyarakat Jatiwangi ini,"katanya.Pepep Saeful Hidayat, anggota Fraksi PPP DPRD Jawa Barat juga mengapresiasi festival tersebut. Menurutnya, dari festival tersebut lahir karya seni baru, seperti alat musik yang terbuat dari tanah semua. Hal tersebut merupakan suatu terobosan yang fenomenal."Kita akan mensupport, tapi sebelumnya kita akan melakukan komunikasi dulu mengenai apa yang mereka butuhkan. Kita bantu harus sesuai dengan yang mereka butuhkan,"katanya.(Diah/Roni)

Kamis, 12 November 2015

Wagub Jabar Buka Festival Musik Keramik Jatiwangi 2015





Majalengka.Swara Jabar.
Sekitar 5.000 warga Kabupaten Majalengka, Jawa Barat, yang terdiri dari pelajar SD hingga SMA, mahasiswa hingga polwan mengikuti Festival Musik Keramik, di Lapangan Bekas Pabrik Gula Jatiwangi, Kabupaten Majalengka, Rabu (11/11).Ribuan warga Majalengka dari 16 kecamatan tersebut menabuh genteng buatan sendiri dalam rampak seribuan perkusi genteng dan festival musik ini dibuka langsung oleh Wakil Gubernur Jawa Barat Deddy Mizwar.Sebelum memulai aksinya memainkan alat musik dari keramik, para warga mengucapkan Ikrar Jatiwangi.Kegiatan Festival Musik Keramik adalah sebuah monumen sekaligus perayaan atas lahirnya kebudayaan baru di Jatiwangi Musik dari instrumen berbasis tanah liat atau musik keramik.Sejumlah band dan ensembel lahir di Jatiwangi dalam kurun waktu 10 tahun terakhir seperti People Clay dan HanyaTerra.Dua grup musik tersebut menggunakan genteng untuk bermusik mereka atau mengeksplorasi penggunaan tanah liat dalam menciptakan alat musik mereka sendiri.. Sementara itu, Ketua DPRD Jabar, Ineu Purwadewi Sundari mengatakan, festival keramik Jatiwangi ini sungguh luar biasa, karena dipelopori oleh kalangan pemuda.  Selain itu, festival ini cukup unik, kreatif  dan penuh inovasi juga belum pernah ada di seluruh Indonesia bahkan di dunia.
Untuk itu, memang sudah selayaknya kita berikan apresiasi dan dukungan untuk warga Jatiwangi, baik dari sisi administrasi maupun dari sisi anggaran. Karena selama ini, komunitas inovasi dan kreatif yang dipelopori para pemuda Jatiwangi, berhasil menciptakan kreasi yang sungguh luar biasa, ujar Ineu.   Selain itu, Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari, S.SoS.MM membacakan Wasiat Jatiwangi di Lapangan Bekas Pabrik Gula Majalengka(Die)

Media Gathering Humas Pemprov Jabar Pengangkat Seni Dan Budaya Kabupaten Kuningan






Kuningan,Swara Jabar.
Sebagai Kabupaten paling timur dari Provinsi Jawa Barat yang berbatasan langsung dengan Provinsi Jateng yang dikenal kota "Lagenda Linggarjati" memiliki potensi besar disektor kepariwisataan "Ayo Wisata ke Kuningan", nikmati kesejukan alam dan keindahan panorama -pesona alam pegunungan sembari mengenal lagenda Lenggarjati sembari menikmati kuliner surga di timur Jabar,  kata Bupati. Hj. Utje Choeriah dalam acara Media Gathering Pokja Wartawan Gedung Sate, di Hotel Grage Kuningan, Rabu Malam (11/11).Acara tahunan Media Gathering yang difasilitasi Biro Humas, Protokol dan Umum (HPU) Setda Jabar diikuti sekitar 50 wartawan . Selain itu juga menghadirkan Wakil Gubernur Jabar Deddy Mizwar, Wakil Ketua DPRD Jabar Irfan Suryanagara, sebagai narasumber. Utje juga memaparkan potensi besar kepariwisataan yang dimiliki Kabupaten Kuningan, sektor seni budaya yang sudah maju dan berkembang di Kuningan. Bahkan kita sedang dan terus mengembangkan wisata historis seperti Gedung Naskah Linggarjati akan dijadikan agenda tahunan Disparbud Kuningan "Visit Year Linggarjati". Wagub Deddy Mizwar, mengatakan di Kuningan ada even seni dan budaya sudah berkembang cukup pesat. Bahkan, kita juga bangga karena sampai kini Kabupaten Kuningan dalam mengembangkan kepariwisataannya tetap menjaga kelestarian alam atau konservasi alam tetap terjaga.  Selain itu, seiringan dengan perkembangan infrastruktur seperti keberadaan jalan tol Cipali dan Cisumdawu dan BIJB Kertajati, tentunya kedepan cukup banyak investor tertarik untuk mengembangkan kepariwisataan di Kuningan. Hal ini karena didukungan alam yang sejuk, panorama-pesona alam yang indah, didukung seni budaya dan kuliner yang khas menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan, ujar Wagub. Sementara itu,  Irfan Suryanegara  mengatakan fasilitasi dukungan yang diberikan pihak DPRD untuk memacu pertumbuhan pembangunan di Jabar diantaranya fasilitasi dukungan dana bantuan keuangan berbasis kinerja. Bagi daerah dengan kondisi pertumbuhan pembangunan bagus diberikan bantuan bantuan keuangan dalam jumlah lebih besar, Dulu sebelum tahun 2010, Pemprov bersama dewan dalam menganggarkan bantuan kab/kota itu dipukul rata, yaitu rata-rata Rp 20 miliar, tapi sejak 2011 sampai kini dan kedepan tidak lagi. Yaitu besaran bantuan keuangan Kab/kota tergantung program kerja yang diusulkan kab/kota. Karena bantuan bersifat kinerja. Jadi para kepala daerah dan bersama perangkatnya lah yang harus jeli dan pintar dalam merencang program kerja, jelas Irfan.  Lebih lanjut Irfan mengatakan Potensi wisata wilayah Jabar Timur bak mutiari yang sudah lama terpendam, sehingga perlu polesan dan dukungan dari semua pihak, baik itu pemprov,  dewan Jabar, maupun pusat, tandasnya.(Diah)

Minggu, 01 November 2015

Sugilar : Ayo Ikut KB , Jangan Drop Out



Bandung.Swara Jabar
Masih tinggi nya tingkat kematian ibu dan anak  di Jawa Barat, diakui oleh Kepala Perwakilan BKKBN Jabar Sugilar , Jawa Barat memang mengalami kenaikan dalam hal kematian ibu dan bayi , hal ini  di karenakan berbagai faktor  salah satunya dilihat BKKBN ,mari kita luangkan kepesertaan KB nya. Jangan sampai droup out  cukup tinggi.  Alat kontrasepsi  kurang  memang kenyataan  dilakukan,  oleh sebab itu strategi kita  sekarang BKKBN adalah bagaimana  bahwa peserta KB  itu  benar-benar lestari jangan  sampai terjadi droup out ujar Sugilar. Lebih lanjut sugilar mengatakan kalo memang alat kontrasepsi khususnya non  MJTP  suntikan kurang ,datang ke dokter –dokter  swasta atau bidan swasta supaya  dapat pelayanan secara mandiri, di rumah sakit , dokter atau bidan swasta itu tadi, atau kalau memang dilakukan  mandiri gantilah  alat-alat kontrasepsi  metode jangka panjang lainnya yaitu IUD atau implat banyak tersedia , itu Harapan kita kedepan menekan kematian ibu dan anak  marilah ber KB  kembali serta lakukan    4 T yaitu  jangan terlalu banyak anak, jangan terlalu  muda melahirkan, jangan terlalu tua melahirkan, jaga jarak jangan terlalu pendek untuk melahirkan itu yang diharapkan.Itu persoalan  sekarang yang dihadapi oleh BKKBN Jabar.sehingga masyarakat  Jabar diharapkan berkualitas ,kita dapat melihat sekarang ini masa depan yang sangat sulit, menghadapi MEA , maka kuantitas diperketat , kualitas ditingkatkan.Sekarang banyak sekolah yang droup  out, kawin muda, kalau sudah kawin muda banyak persoalan , akhirnya kembali kepada kualitas. Strategi untuk menjaring peserta KB baru yaitu tetap kita lakukan dengan pendataan keluarga  apsektor KB baru , kita berikan motivasi, kita berikan KIE, persoalan KB itu bukan persoalan untuk menstop kelahiran akan tetapi bagaimana mengatur kelahiran keluarganya, kita berikan penyuluhan ber KB. Dengan kegiaatan BKOW ini dengan organisasi-organisasi wanita penting sekali kita lakukan pendekataan , mudah-mudahan melalui induk organisasi ini kita bisa mensosialisaikan program KB ujar Sugilar.(diah)








Sabtu, 31 Oktober 2015

Svarga Sanctuary Day SPa


Family Health Massage & Reflexology Promoting Relaxation and well being for Healty life.Perfect choices for body, mind and soul

Bandung.Swara Jabar

Kesibukan kita sehari hari sering kali membuat kita stress sehingga dapat menyebabkan ketegangan otot konstan. Ketegangan ini dapat mengurangi aliran darah dan oksigen ke otot dan organ serta membatasi saraf & pasokan getah bening. Ketegangan menciptakan kecenderungan untuk membangun racun dalam tubuh, dan mengurangi aliran energi. Ketegangan dapat menyebabkan perasaan gejala kelelahan, berat, sakit dan nyeri, sesak otot dan kekakuan. Stres otot dapat meningkatkan kemungkinan kejang otot dan cedera dan jika tidak segera diatasi akan menciptakan masalah baru pada kesehatan tubuh anda.
Pijat adalah metode ilmiah memanipulasi jaringan lunak tubuh yang memiliki efek khusus. Tujuannya adalah pemulihan fungsi, pelepasan ketegangan, meningkatkan sirkulasi aliran darah menurunkan tingkat denyut jantung dan tekanan darah. Terapi Pijat membantu relaksasi lokal dan secara menyeluruh, terbukti sangat bermanfaat dalam mengurangi tingkat hormon stres yang berbahaya dalam tubuh, melepaskan stress dan ketegangan dalam tubuh kita sehingga memacu kesehatan tubuh kita secara menyeluruh. Spa ini berada di Jl.Karamg Sari N0.12 Bandung buka jam 10.00  sampai  21.00 wib.(Dani/die)